Selasa, 23 April 2019

Upaya Babinsa Bersama Petugas PPL Capai Swasembada Pagan


Magetan - Bati Wanwil Koramil 10/Kawedanan Pelda Karmidi serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0804/10 Kawedanan bersama PPL bantu petani melakukan pengecekan tanaman padi yang kemungkinan terserang hama di areal persawahan yang berada di Desa Selorejo Rt 15/03 Kecamatan Kawedanan milik Sarminto. Selasa(23/4/2019).

Dalam kesempatan ini Pelda Karmidi mengatakan bahwa, pengecekan terhadap tanaman padi merupakan proses untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Pengecekan hama ini dapat mengurangi persaingan antara gulma dengan tanaman padi dalam hal kebutuhan sinar matahari. 

"Dengan memutus perputaran hidup gulma, maka dapat mencegah perkembangbiakan hama penyakit tanaman dan tikus, serta dapat mencegah munculnya tanaman gulma yang akarnya dapat mengeluarkan racun bagi akar tanaman padi," ujarnya.

Menurutnya, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan untuk mengetahui dampak serangan hama tersebut dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan penyuluh pertanian terkait pola penanganan serangan hama padi yang bisa berimbas pada produktiftas padi yang menurun.

Serda Putu sebagai anggota Babinsa melakukan berbagai upaya pendampingan ke petani dan juga melakukan koordinasi dengan pihak penyuluh agar persoalan yang dihadapi bisa dicarikan solusi khususnya dalam pemberantasan hama tanaman," paparnya.

Selain pengecekan terhadap hama padi milik petani setempat, ia menyebut pendampingan kepada petani sudah dilakukan sejak proses penanaman termasuk pendampingan kepada sejumlah kelompok tani.

"Turunnya anggota Babinsa ke sawah dan langsung menemui para petani tersebut bukan tanpa alasan. Hal ini sesuai dengan kerjasama antara TNI dan Kementerian Pertanian anggota Babinsa sebagai ujung tombak TNI di masyarakat," tandasnya.(R10).

Babinsa Selalu Bersama Rakyat Bantu Warganya Yang Mengalami Kesulitan


Magetan - Banyak cara pendekatan yang dilakukan prajurit teritorial bersama masyarakat binaannya terutama kehidupan Babinsa yang ada di wilayah harus  dekat dengan masyarakat, karena Babinsa setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu tidak terlepas dengan masyarakat sekelilingnya. Tak hanya fokus dan setia dalam dinas kemiliteran,  akan tetapi semangat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, juga selalu melekat dalam benaknya terutama dalam mengatasi  kesulitan masyarakat binaanya seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0804  /02 Plaosan Sertu agus mulyono.

Dibantu warga Desa Nitikan Sertu Agus membongkar rumah salah satu warganya, Sarman (56th) warga Desa Nitikan. Rumah Sarman yang rencana mau direhap mendapat bantuan dari pemerentah Desa Nitikan oleh karena itu selaku Babinsa nitikan sudah kordinasi dengan aparat desa untuk bisa membantu dalam pengerjaan tersebut. Pembongkaran  rumah dilaksanakan dengan cara gotong royong “Ini sebagai wujud dharma bhakti ‎kami sebagai prajurit TNI, dari rakyat untuk rakyat. Kali ini, kita wujudkan dengan bergotong royong membangun rumah “ kata Sertu agus mulyono”

Danramil 0804/02 Plaosan Kapten Inf Waluyo Utomo mengatakan sebagai ujung tombak komando kewilayahan Babinsa setiap saat akan bersentuhan langsung dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga setiap perilaku akan menjadi cermin bagi masyarakat. oleh karena itulah kami selalu mengingatkan agar babinsa selalu menjadi pelopor dalamusaha untuk mengatasi kesulitan masyarakat diwilayah binaannya.

Dengan adanya gotong royong ini, tentunya akan terjalin hubungan silaturahmi yang harmonis antara TNI dan masyarakat, Sehingga dengan keberadaan babinsa ditengah-tengah masyarakat sungguh akan dirasakan. “terjalinnya kemanunggalan TNI rakyat, bersama rakyat TNI kuat dan bersama TNI rakyat kuat”. Terangnya.

Gebyar Mozaik Radaul Athfal, Hari Kartini Se Kecamatan Panekan


Magetan - Danramil 0804/03 Panekan yang diwakili oleh pelda Sukarno hadiri acara Gebyar Mozaik Raudhaul Athfal se Kecamatan Panekan tahun 2019 bertempat di lapangan desa Cepoko Kecamatan Panekan Kab. Magetan. Senin ( 22/4/19).

Hadir pada acara gebyar Mozaik Raudhaul Athfal adalah Forkopimca Panekan, Danramil 0804/03 Panekan diwakili oleh pelda Sukarno, ketua pokja Raudhaul Athfal kec. panekan Istiqomah S.pd.I,  babinsa desa cepoko serda Maryadi dan  siswa siswi Radhaul Athfal sekecamatan panekan.

Gebyar Mozaik Raudhaul Athfal Se Kecamatan Panekan tahun 2019 bertujuan untuk memperingati Hari Kartini, meneladani semangat perjuangan Kartini, menumbuhkan rasa cinta budaya Indonesia serta untuk menanamkan jiwa kekartinian pada anak anak.  Gebyar Mozaik Raudhaul Athfal kali ini mengambil tema. " Dengan semangat Kartini kita galang kebersamaan serta kreatifitas ibu dan anak ".

Sekcam Panekan Samsudin S.sos. dalam sambutanya mangatakan Pemerintah Kecamatan Panekan memberikan sangat mengaspresiasi kegiatan ini. semoga momentum ini membawa manfaat bagi masyarakat, visi Bupati Magetan adalah smart yaitu sehat, maju kwalitas pendidikan, agamis panekan adalah bais agama, Ramah serta Trampil, di harapkan masyarakat Magetan dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan visi Bupati Magetan. semoga kegiatan gebyar mozaik ini dapat memajukan dan menyenangkan anak anak bangsa kususnya Raudhaul Athfal kecamatan panekan. “terangnya”.
                                                              
Sementara itu pengawas Raudhaul Athfal Kecamatan Panekan Suwignyo, sekaligus membuka acara gebyar mozaik dalam sambutannya mengatakan kartini adalah pendobrak tradisi pada era dulu. kartini belajar untuk maju bahwa wanita mempunyai hak yang sama dengan kaum laki laki. orang tua mendampingi anak untuk membangun hubungan anak dengan orang tua, selaligus acara gebayar mozaik di buka dengan kegiatan  berupa perlombaan mewarnai yang diikuti oleh 500 siswa siswi  Raudhaul Athfal  se Kecamatan Panekan. (R. 03)

Babinsa Dan Petugas PPL Maksimalkan Pendampingan Demi Suksesnya Petani


Magetan – Perawatan tanaman padi merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh para petani selama berlangsungnya proses produksi. Perawatan tanaman padi ini harus dilakukan secara maksimal demi pencapaian hasil panen yang optimal.    

Untuk mengoptimalkan capaian panen ini, Babinsa Koramil 0804/04 Parang, Sertu Sunaryo melaksanakan pendampingan sekaligus membantu petani melakukan kegiatan penyiangan tanaman padi, di lahan persawahan seluas 0,5 hektar yang ditanami padi varietas Invari 33 milik Bpk Eko, salah satu anggota Poktan Tani Makmur, Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (23/04/19).

Seperti yang kita ketahui bersama, perawatan tanaman padi sangat diperlukan terutama apabila sudah tumbuh rumput di sekitar tanaman tersebut jika dibiarkan akan mengganggu tanaman padi itu sendiri dan akibatnya tanaman menjadi kurang subur, bahkan akan menutup pertumbuhan padi yang dapat menjadikan tanaman kurang sehat.

Menurut Sertu Sunaryo, salah satu tujuan penyiangan, untuk membersihkan tanaman yang sakit, mengurangi persaingan penyerapan hara antara tanaman utama dan gulma, mengurangi hambatan produksi anakan selain itu agar sinar matahari dapat ditangkap oleh tanaman padi di bagian bawah. “Apabila tanaman utama terbebas dari gulma maka pencahayaan sinar matahari dapat secara maksimal diserap tanaman” tandas Sertu Sunaryo.  

Adapaun Yuni petugas dari PPL Kec Parang mengatakan, memang ada sebagian pendapat yang mengatakan, rumput atau gulma yang dicabut saat penyiangan berlangsung dapat dipendam atau dimasukan ke dalam tanah di sela-sela rumpun padi, dengan harapan dapat menjadi pupuk organik yang akan menyuburkan tanaman padi itu sendiri, tetapi kita harus tahu mana lahan sawah yang airnya cukup dan airnya agak berkurang kalau yang airnya cukup memang bagus tapi kalau yang airnya kurang artinya tanah sawah itu cepat kering sebaiknya rumput yang habis penyiangan seharusnya dibuang supaya tidak tumbuh lagi.( R 04)

Upaya Menjaga Kondisi Kesehatan Petugas Keamanan TNI dan Polri Dalam Menyukseskan Pemilu 2019


Magetan - Dalam upaya menjaga kondisi kesehatan petugas Keamanan TNI dan POLRI petugas PPS dan PPK, Kecamatan Sukomoro berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dalam menunjang kelancaran tugas. Dinas Kesehatan Sukomoro menerjunkan petugas kesehatan untuk memantau kondisi petugas yang saat ini tengah melakukan pelaksanaan Rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.

Hasil koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas  Sukomoro untuk melakukan pengecekan kesehatan petugas PPS dan PPK yang melaksanakan proses rekapitulasi serta petugas Keamanan TNI dan Polri. Selasa (23/4/2019)

Dikatakan Didik Amd.Kep dan di dampingi Indah Okta Amd.Kep, petugas melakukan cek tensi darah dan memberikan vitamin kepada petugas Keamanan TNI dan Polri "Ini sebagai motivasi baru kepada petugas yang rekapitulasi dan petugas Keamanan yang berjaga 1x24 jam agar mampu menjaga kesehatan," katanya.

Komandan Koramil 0804/09 SukomoroKapten Inf Efendi Santoso  mengatakan, memang ada petugas yang mengalami kelelahan. Mereka sebagian besar karena kelelahan, baik Petugas Keamanan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mendampingi Petugas PPS telah bekerja keras di mulai sebelum hari pencoblosan sampai selesainya pencoblosan mengawal pedistribusian kotak suara.

Sehari sebelum pencoblosan, pihak keamanan TNI, Polri dan Linmas menciptakan kondisi kondusif di wilayah di mana kegiatan itu bisa berlangsung sampai tengah malam. Pengamanan Pemilu serentak yang di mulai sehari sebelum tanggal 17 April 2019, petugas keamanan sudah harus standby di lokasi sejak pukul 06.00 wib. Kegiatan masih terus berlangsung hingga penghitungan suara yang juga berlangsung sampai malam hari. Kemudian mereka harus mendistribusikan surat suara ke kecamatan untuk kemudian dihitung kembali sesuai data lembar C1.

Didik Amd. Kep Petugas yang di lapangan berharap kegiatan yang menfosir tenaga dan kurang istirahat sangat renta terhadap penyakit, hal ini di pengaruhi oleh aktifitas yang cukup luar biasa menyita jam istirahat di samping itu juga karena usia yang tidak lagi muda. “Mereka yang bekerja mulai 17 April itu informasinya alami kelelahan fisik, ada juga petugas TPS," ungkapnya. (R.09)