Minggu, 21 April 2013

PEMBENTUAN KELOMPOK USAHA GENERASI “93”



Generasi “93” merupakan kumpulan para alumni Secata PK- I  3193 tamatan tahun 1993, para alumni ini menggagas untuk dibentuknya suatu kelompok usaha sebagai tindak lanjut dengan visi dan misi Reuni yaitu   Learn to Living Together ” yang diadakan pada tanggal 21 April 2013 di Rumah Saudara Gunadi Ds gulungan Sareng Geger Madiun.
Setelah selesai diadakan reuni para alumni mengadakan kegiatan berkumpul kembali dirumah saudari Sugianto Sawahan  yang diprakarsai oleh Sujoko,Hariyadi, Daud mereka merencanakan untuk mengadakan kegiatan rutin berupa arisan bulanan dan simpan pinjam.
Maksud dan tujuan diadakan arisan yaitu agar ada kegiatan rutin untuk sarana berkumpul, sedangkangkan simpan pinjam yaitu untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekan alumni yang akan membutuhkan modal usaha dan rekan yang meminjamkan uang sebagai sarana investasi.
Dari maksud dan tujuan baik arisan dan simpan pinjam tersebut maka pada tanggal 6 Oktober 2013 dilanjutkan pertemuan di rumah saudari Srijoko Selain dimulainya arisan bukaan pertama juga merumuskan pembentukan kelompok usaha bersama, dan disepakati antara lain:
1.       Disusun struktur organisasi kelompok dengan Ketua Umum Sdr. Salkami, M Tasir dan Bendahara Gunadi.
2.       Ditentukannya Simpanan Pokok dan simpanan Wajib Anggota  dan dana SOSIAL ,alhamdulilah  untuk pembukaan perdana ini terkumpul  Rp. 2.100.000. dengan jumlan anggota 20 orang.
Mengingat  antusias rekan-rekan begitu tinggi untuk pembentukan kelompok usaha ini maka kita rencanakan kelompok usaha ini diarahkan agar menjadi unit usaha yang berkembang dan mempunyai kekuatan hukum dalam bentuk Koperasi atau Usaha Bersama.
Sehingga dalam waktu dekat ini diharapkan mayoritas alumnus 93 baik yang tinggal di Korem 081/DSJ dan sekitarnya maupun yang berada di seluruh Indonesia  agar tetap ikut andil minimal sebagai anggota tetap.
Hak dan Kewajiban Anggota
Hak Anggota; yaitu suatu hak untuk dapat menikmati sarana dan fasilitas yang ada dalam organisasi dalam bentuk pinjaman modal atau bantuan sosial.
Kewajiban Anggota         : Yaitu suatu kewajiban yang harus dipenuhi selama tercatat menjadi anggota antara lain:
1.       Membayar Simpanan Pokok masing-masing     Rp. 100.000 per anggota
2.       Membayar simpanan Wajib masing-msing         Rp.     5.000 per bln per anggota
3.       Membayar Dana Sosial & Komsumsi               Rp.     5.000 Per bln per anggota
4.       Simpanan Sukarela (belum di atur)                                                                 
5.       Menjaga nama baik organisasi dan turut menyumbangkan tenaga dan pikiran sehingga menjadi  organisasi yang berkembang.
Kelangsungan Organisasi:
Untuk menjamin kelangsungan organisasi maka dibentuk suatu struktur organisasi yang memadai sesuai dengan aktifitas dan perkembangan organanisasi.
Sistem Pengawasan organisasi:
Disamping diawasi secara fisik juga dilakukan pengawasan secara data yaitu dengan langkah-langkah sbb:
1.       Dibentuknya tim pengawas dalam hal ini merupakan tugas Badan Pengawas yang ditunjuk dari dan oleh anggota.
2.       Dilakukan pencatatan secara tertib dengan menerapkan system akuntasi yang mengacu kepada PSAK(Pedoman Sistim Akuntansi)  yang berlaku di Indonesia.
Tanggapan dari pihak di luar Alumni:
Langkah pembentukan kelompok usaha ini merupakan terobosan baru yang belum pernah diwujudkan atau digagas oleh reuni-reuni sebelumnya dan reuni-reuni yang selama ini diadakan benar-benar  hanya bersifat Ceremonial(pesta). Dan pihak diluar alumni juga banyak yang antusias untuk bergabung dengan organisasi yang dibentuk Generasi “93” ini.
Gambaran atau rencana jangka Pendek dan Jangka Panjang:
Rencana Jangka Pendek:
1.       Mengumpulkan anggota dalam tahap Dwi Wulan ini pertama ini bisa mengumpulkan anggota minimum 100 anggota.
2.       Membuat ketetapan pembentukan organisasi dan kepengurusan dan Anggaran Dasar dan  Anggaran Rumah Tangga.
Rencana jangka Panjang:
Menetukan bidang-bidang usaha yang menguntungkan sehingga diharapkan simpanan pokok dan wajib yang merupakan modal anggota bisa berkembang dan menghasilkan Sisa hasil usaha.
Harapan dari Pemrakarsa / Pendiri:
Dibentuknya organisasi usaha ini bisa sebagai embrio atau cikal bakal kelompok usaha yang selama ini di Jajaran Korem 081/DSJ Madiun sekitarnya tidak pernah bertahan lama. Dan kegagalan dan berhentinya kelompok-kelompok usaha di pedesaan ini banyak disebabkan karena kurangnya kemampuan pengelola / pengurus dalam menjalankan organisasi, banyak terjadinya ketidak transparan, korupsi, penyalah gunaan wewenang dan lain sebagainya.
Harapan kami bersama dengan kelompok yang akan kita bentuk ini merupakan Kelompok yang benar-benar dikelola secara professional dan baik pengelola / pengurus  bertanggung jawab langsung kepada Anggota melaui Rapat Anggota.
Demikian program pembentukan Kelompok Usaha Generasi “93” ini disampaikan, mudah-mudahan para pembaca dapat memberikan dorongan dan dukungan baik moril maupun materiil demi terwujudnya Kelompok Usaha yang menjanjikan kesejahteraan anggota .
Ditulis oleh:
TSr Hidayat

Arisan dirumah Gunadi 21 April 2013


Tidak ada komentar: