Jumat, 09 Desember 2016

PELAKSANAAN PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN DI WILAYAH KABUPATEN MAGETAN.



PELAKSANAAN PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN DI WILAYAH KABUPATEN MAGETAN.

Koramil 0804/01Magetan,  bertempat di Aula Graha Anugrah Hotel Imelda jl.A.Yani no.76 Magetan,telah dilaksanakan Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Forum Grup Discussion (FGD)  bekerja sama dg Dinas Ketenagakerjaan kab Madiun.  Hadir dlm kegiatan in, BPJS Ketenagakerjaan Madiun Bidang Pemasaran Sdr Nurhadi Wijayanto.  BPJS Ketenagakerjaan Madiun Bidang Pelayanan Sdr Supardi Prayitno. Disnaker kab Mgt Drs. H.Lahuri.Jajaran Perwakilan dr Dinas Dinas kab Mgt. .Jajaran Perwakilan dr Kecamatan kab Mgt. kegiatan ini dihadiri sekitar 60 orang.

Kegiatan dimulai sambutan Drs H.Lahuri(Disnaker kab Mgt) sosialisasi Program ketenagakerjaan non PNS. semoga setelah giat ini para saudara Bapak dan ibu bisa menjelaskan ke mayarakat hasil sosialisasi kpd non PNS.  BPJS Ketenagakerjaan sangat penting kegunaanya dan manfaatnya kedepan karena sosialisasi ini ditujukan ke masyarakat yg non PNS.  dilanjutkan membuka giat sosialisasi ini, doa dan penutup.  

masuk sosialisasi dr BPJS bidang Pemasaran Sdr Nurhadi Wijayanto.  mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan yg intinya setiap orang termasuk orang asing yg bekerja paling singkat 6 bulan diindonesia,wajib menjadi peserta program jamsos, dg dasar landasan hukum sbb:

1.UU no 40 th 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional.
2.UU no 24 th 2011 tentang badan penyelengaraan jaminan sosial.
3.PP no 86 th 2013 Perpres no 109 th 2013.
4.Perda Prov Jatim no 08 th 2016 tentang penyelengaraan ketenagakerjaan.

ada 2 Badan penyelenggaraan jamsos dindonesia sbb:

1.BPJS kesehatan/Askes.
2.BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek.

adapun Program BPJS Ketenagakerjaan meliputi sbb:

1.Program jaminan kecelakaan kerja(JKK).PP no 44 th 2015.
Intinya kecelakan dan penyakit yg terjadi akibat hub dan timbul karena hub kerja.
2.Program jaminan Kematian (JK) PP no 44 2015.intinya meninggal dunia bukan akibat keclkan kerja dimaksudkan utk meringankan beban keluarga baik berupa biaya atau santunan berupa uang.
3.Program Jaminan Hari Tua (JHT) PP no 46 th 2015,PP no 60 th 2015,Permenaker no 19 th 2015.intinya tabungan utk bekal hari tua.
4.Program Jaminan Pensiun PP no 45 th 2015.intinya sejumlah uang yg dibayarkan kpd setiap peserta yg memasuki usia pensiun/mengawali cacat total/kpd ahli waris bg peserta yg meninggal dunia.
5.Iuran Program BPJS Ketenagakerjaan:
-Penerima upah:besarnya iuran yg wajib dibayarkan oleh penerima sbg pemilik perusahaan hrs sesuai dg upah yg sebenarnya.
-Bukan penerima upah  besarnya iuran pekerja BPU dihitung berdasarkan jml pendapatan yg dilaporkan minimal sebesar UMR yg berlaku di rah setempat.

3.Pkl 10.45 wib sosialisasi bidang pelayanan sdr Supardi Prayitno:

a.BPJS Ketenagakerjaan sudah bekerjasama dg RS Sayidimman Mgt utk memberi pelayanan dg membawa kartu peserta BPJS Ketenagakerjan.

b.BPJS bekerjasama dg Badan Latihan Kerja membantu berlatih utk bekerja sesuai kemampuan.

c.intinya BPJS mengajak serta mensosialisasikan dan bekerjasama dg elemen masy,intansi/lembaga terkait,demi terlaksananya Program-Progra BPJS Ketenagakerjaan yg ada di wil Mgt,supaya sukses sesuai dg Prosedur utk ikut bergabung menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Ditutup dengan  sesi tanya jawab. (tsr)

Tidak ada komentar: