Senin, 30 Juli 2018

Dampak Musim Kemarau, Stok Air Bersih Di Desa Sayutan Mulai Berkurang


Parang. Dampak musim kemarau beberapa hari terakhir mulai dirasakan oleh warga, sulitnya mendapatkan air bersih mulai dialami oleh sejumlah desa sehingga perlu meminta bantuan pengedropan air bersih. Senin(30/07/2018)

Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan saat ini telah terjadi di beberapa desa di kecamatan Parang yang  menimbulkan banyaknya masyarakat mengalami kekurangan air bersih,  kekurangan air bersih ini banyak dialami oleh warga terutama yang tinggal di daratan lebih tinggi. “jelas Danramil 0804/02 Parang Kapten Inf Gunawan”

Hal tersebut seperti dirasakan warga Desa Sayutan. Mereka mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Hal itu pun kemudian direspon cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan dengan mengedrop air bersih.

Menurut Kapten Inf Gunawan mayoritas warga yang mengajukan dropping air bersih berada di wilayah perbukitan dengan kontur tanah berbatu sulit menyimpan air. Sedangkan sumber mata air yang ada sudah tidak  mencukupi lagi untuk memenuhi kebutuhan warga. “Mulai hari ini kami melalui BPBD Magetan mulai menyalurkan bantuan air bersih di dua titik yang ada di Ds Sayutan yaitu di Rt. 19 dan Rt. 23. “Terang Danramil 0804/04 Parang”

Danramil 0804/04 Parang dan Kapolsek Parang  bersama BPBD Kab. Magetan mulai memetakan daerah kekurangan air bersih di desa Sayutan dengan terjun langsung kelapangan,  mengawal Pengedropan Air Bersih.

Sementara itu pihak BPBD Kab. Magetan menghimbau apabila  ada warga terdampak kemarau di wilayah Magetan yang membutuhkan bantuan droping air bersih  bisa menghubungi  langsung BPBD Kab. Magetan . Untuk saat ini baru 2 RT  di Desa Sayutan yang meminta bantuan kiriman air bersih.  (R.04)

Tidak ada komentar: