Jumat, 27 Juli 2018

Koramil 0804/13 Bendo Ikut Sukseskan Pelaksanakan Vaksin Ori Difteri Di Kelurahan Bendo

BENDO, Dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di wilayah Kecamatan Bendo, maka Puskesmas Bendo didampingi Anggota Koramil 0804/13 Bendo melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI)  Difteri pada anak yang akan dilaksanakan 3 kali (3 putaran). Untuk putaran pertama sudah dilaksanakan pada bulan Pebruari dan maret kemarin, Sedangkan bulan ini dilaksanakan tahap 2 sesuai jadwal hari ini ada di Kelurahan Bendo Kecamatan Bendo. (Jumat, 27/07/18)

Kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri untuk Kelurahan Bendo hari ini sasarannya pada Sekolah Paud, TK dan SD/MI yang ada di Kelurahan Bendo. Adapun jumlah sasaran Paud Assalam sebanyak 37 anak, TK Assalam sebanyak 50 anak, TK Wardana sebanyak 33 anak, SD Assalam sebanyak 43 anak, SDN Bendo 1 sebanyak 75 anak dan SDN Bendo 2 sebanyak 95 anak. Jadi total sasaran untuk hari ini di wilayah Kelurahan Bendo sebanyak 333 anak.


Pelda Sutoyo sebagai Babinsa Kelurahan Bendo dan 3 orang anggota Koramil 0804/13 Bendo ikut memantau sekaligus ikut membantu dalam kegiatan ini agar pelaksanaan dapat berjalan tertib, lancar dan aman. Sekaligus sebagai sarana para Babinsa masing-masing desa untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga lebih dikenal masyarakat banyak. Dengan demikian harapannya masyarakat tidak lagi takut atau malu untuk memberikan informasi atau menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat kepada Babinsa.

"Difteri merupakan penyakit pada selaput lendir pada hidung serta tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini dapat menimbulkan lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan sehingga dapat membuat anak sulit makan dan bernapas. Bila infeksi tidak diobati, toksin yang dihasilkan oleh bakteri bisa menyebabkan lumpuh dan gagal jantung jika dibiarkan, itulah pentingnya diberikan Imunisasi sekarang ini" tutur Pelda Sutoyo kepada ibu-ibu yang lagi mengantri mengantar putra-putrinya yang akan di Imunisasi/ Vaksin.

Erni P, Amd. Keb. Selaku Penanggungjawab wilayah Kelurahan Bendo menyarankan bagi para orangtua, apabila lupa atau masih kurang dalam memberikan imunisasi DPT kepada putra putrinya, maka diharapkan untuk segera mendatangi puskesmas untuk melengkapi. Beliau menambahkan pula jika dalam suatu daerah sudah berstatus kawasan KLB (Kejadian Luar Biasa) salah satunya kasus difteri ini sudah bisa disebut KLB maka semua anak yang berumur 1 sampai 19 tahun harus ditambah tiga kali imunisasi difteri lagi, dengan interval 0-1-6 bulan yaitu yang sudah dilaksanakan bulan februari dan maret kemarin putaran 1. Sekarang ini sedang dilaksanakan putaran 2 dan rencana tahap 3 dilaksanakan bulan November 2018.

Warga Masyarakat yang ikut mendampingi anak-anaknya di Paud maupun TK merasa senang, pasalnya anak-anaknya yang semula menangis mendengar mau di suntik, Dengan kehadiran bapak-bapak tentara ditengah-tengah pelaksanaan imunisasi membuat anak-anak menjadi terdiam mungkin merasa takut kalau menangis ada pak tentara disebelahnya. Dengan tidak menangis dan meronta-rota disaat akan disuntik akan memudahkan petugas puskesmas untuk memberikan vaksin kepada anak-anak sehingga pelaksanaan imunisasi dapat berjalan lancar. (R13)

Tidak ada komentar: