Jumat, 28 September 2018

Sertu Suparlan Babinsa 0804/09 Sukomoro Ikut Lestarikan Adat Bersih Desa Kembangan


Sukomoro, Kamis 27 /9/2018 Bersih Desa merupakan wujud rasa Syukur atau upacara adat Jawa untuk menghormati leluhur atau yang pertama babat alas desa seperti halnya di desa Kembangan dan Kecamatan Sukomoro sedang dilaksanakan bersih desa dengan nguri nguri budaya lewat hiburan tayuban atau istilah jawa disebut tari gambyong. Seni tari kesenian gambyong atau Tayub mengiringi aksi bersih desa di Desa Kembangan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan .

Semua warga Desa Kembangan bertumpah ruah untuk melaksanakan giat syukur dengan tradisi  selamatan di makam leluhur di Desanya  dan menyaksikan upacara adat bersih desa. Tari gambyong atau Tayub , merupakan salah satu kesenian Jawa yang mengandung unsur keindahan dan keserasian gerak dan alunan gending2 jawa.

Dalam pelaksanaan bersih Desa (nyadran)di Desa Kembangan kec Sukomoro  berlangsung ramai dan meriah , bersih desa dilaksanakan setiap Tahun sekali di Bulan Suro atau Bulan Muharam , dalam pelaksanaan bersih desa tersebut di hadiri oleh Forkopimca kec Sukomoro , Kepala Desa dan perangkat Babinsa  Desa dan Babinkamtibmas , tokoh  masyarakat ,  Desa dan warga desa Kembangan .

Kepala Desa Kembangan Bapak Yani mengucapkan trims kepada Forkopimca kecamatan Sukomoro yang telah hadir dlm rangka bersih desa di desa Kembangan dan mengucapkan trims kepada masyarakat desa Kembangan untuk melaksanakan selamatan.

Tari gambyong atau tari tayub , peranan penting sebagai salah satu bagian utama dari ritual bersih Desa , Selain itu juga digunakan sebagai hiburan pada masyarakat desa Kembangan. Tari gambyong atau Tayup sebagai tradisi jawa untuk menjaga kelestarian budaya.

Pelaksanaan seni tari Tayub dalam masyarakat  di adakan setiap Bulan Besar atau Bulan Suro. Dan dilakukan di tempat yang khusus yaitu di Punden di Desa setempat , di Punden dilakukan prosesi adat yang dipimpin oleh sesepuh Desa atau juru kunci desa Kembangan agar kerukunan warga khususnya Kembangan kecamatan Sukomoro dapat berlangsung dan terjalin tali silahturahmi antar warga kuat.

Kegiatan bersih desa merupakan tradisi jawa yang di laksanakan dengan turun temurun , seni tari tayub hingga saat ini masih menjadi kebiasaan sebagai pola adat dalam tradisi budaya yang perlu di lestarikan sebagai wujud kecintaan kepada tanah kelahiranya  .Tradisi seni tari tayub ini selalu dijaga warga dan punya nilai tinggi untuk para wisatawan khususnya Kabupaten Magetan dan umumnya yang ada di indonesia  ( By. R 09 )

Tidak ada komentar: