Senin, 29 Oktober 2018

Danramil 0804/02 Plaosan Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Dalam Peringatan Sumpah Pemuda Ke-90 Di SMAN 3 Magetan


Magetan -  Senin (29/10) Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di halaman SMAN 3 Magetan berjalan cukup tertib dan hikmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Danramil 0804/02 Plaosan Kapten Inf Waluyo Utomo.

Dalam amanatnya Kapten Inf Waluyo Utomo mengatakan setiap tanggal 28 Oktober merupakan sejarah bagi pemuda Indonesia, mereka datang dari berbagai pelosok Indonesia bersatu mengucapkan ikrar sumpah pemuda, menyusun stategi untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dengan mengambil tema “Bangunlah pemuda satukan Indonesia” Danramil menjelaskan kepada seluruh siswa-siswi SMAN 3 Magetan, Bahwa Sumpah Pemuda muncul karena  adanya kesadaran bahwa kepentingan mereka belum bisa terakomodasi dalam wadah pergerakan nasional Budi Utomo. Mereka terpecah-pecah menjadi berbagai pergerakan nasinal kepemudaan, misalnya Trikoro Darmo yang akhirnya berubah menjadi Yong Java. Kemudian muncul berbagai pergerakan nasional kepemudaan dari daerah yang lain, ada Yong Sumatra, Yong Selebes dan Yong-yong yang lain. Akhirnya para pemuda Indonesia menyadari pentingnya persatuan di kalangan pemuda untuk mencapai kemerdekaan. Sehinga muncullah Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 sebagai tonggak sejarah bangsa Indonesia khususnya para pemuda, adalah kalian yang pada saat ini sedang mengenyam pendidikan, tingkatkanlah kegiatan belajar.

Sadarilah bahwa masa depan kalian tergantung pada diri kalian sendiri. Karena sekarang begitu mudahnya kalian untuk menggapai cita-cita. Tidak seperti masa penjajahan dulu yang harus berhadapan dengan penjajah untuk mencapai cita-cita. Yang diperbolehkan mengenyam pendidikan hanya dari kalangan para ningrat. Sekarang semua kalangan diberi kesempatan  untuk belajar. Seharusnya hal ini bisa menjadikan motivasi kita sebagai pemuda Indonesia untuk bertanggung jawab mengisi pembangunan dengan hal-hal yang positif. Apalagi di era globalosasi seperti ini kalian jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang akhirnya akan menjerumuskan kalian. “Pungkas Danramil”

Danramil juga menghimbau  Siswa siswi sebagai generasi muda berperilaku sesuai dengan norma-norma agama dan norma-norma berbangsa dan bernegara. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik, sehingga menjadikan bangsa Indonesia disusahkan oleh pemikiran-pemikiran pemuda yang tidak mendukung  kepentingan berbangsa dan bernegara. "imbuhnya”
Pada kesempatan tersebut Danramil 0804/02 Plaosan mengajak siswa untuk berjanji sebagai generasi dengan mengucapkan “Kepadamu sang merah putih aku berjanji, Satu. Akan selalu menjagamu tetap berkibar di NKRI. Dua, Demi merah putih kami rela berkorban. Tiga. Merah Putih adalah lambang negara kami, Pancasila adalah dasar Negara kami, siapapun yang akan menghancurkan, hadapi kami pemuda NKRI, Empat. Apabila ada sepuluh ribu yang membela NKRI aku berada diantaranya, Lima. Apabila ada seribu yang membela NKRI aku berada diantaranya, Enam. Apabila Satu pemuda yang membela NKRI akulah orangnya/

Dalam Upacara peringatan Sumpah Pemuda tersebut dihadiri Plt Kepala Sekolah SMAN 3 Magetan Lamin S. Pd M. Pd yang sekaligus menjabat Kepala SMAN Parang, Segenap guru dan Siswa-siswi SMAN 3 Magetan sejumlah 930 Orang, dalam upacara tersebut sebagai Perwira Upacara Pelda Istamarudin, Komandan Upacara Serma Sujarwo, Danki satu Serka Sumarno, Danki dua Serka Darsono, Danki tiga Sertu Riswawan  dan Danki empat adalah Serda Sugito, Upacara peringatan hari Sumpah pemuda ke-90 berjalan penuh dengan rasa hidmat dari awal sampai akhir berjalan dengan tertib. (R.02)

Tidak ada komentar: