Kamis, 29 November 2018

Ngopi Susu Bersama Bupatiku Dan Sarasehan Bersama Peternak Kelinci Di Desa Tanjungsari


Magetan. Kapten Cba Ahmad Mubangit selaku Danramil 0804/03 Panekan bersama Forkopimca menghadiri acara Ngopi Susu bareng Bupati DR. Drs. H. Suprawoto SH. Msi. dalam rangka sarasehan bersama peternak kelinci, di Balai Desa Tanjungsari, Panekan. Rabu, 28 Nopember 2018.

Sebelum Sarasehan Bapak Bupati bersama rombongan meninjau kandang  peternak kelinci di desa Tanjungsari, Sekarang ini pemasukan bisa datang dari mana saja, termasuk dengan beternak kelinci. Baik untuk kelinci pedaging atau kelinci hias, pembudidayaan kedua jenis kelinci tersebut belakangan cukup prospektif.

Hal ini terbukti dari banyaknya permintaan pasar pada peternak-peternak kelinci di daerah-daerah terutama untuk jenis kelinci pedaging. Meski kelihatannya mudah namun ada beberapa tips budidaya kelinci yang perlu diperhatikan jika bisnis ini dijalankan dengan serius.

Meskipun dengan modal kecil, peternak kelinci bisa memulai usaha beternak kelinci skala rumahan dengan modal kecil. Yang paling penting harus dipahami tips budidaya kelinci mencakup langkah-langkah pembuatan dan penempatan kandang, pemilihan indukan, perawatan, pemberian pakan dan sebagainya.  Hal inilah harus semagat baru yang harus diberdayakan bagi peternak kelinci desa tanjungsari untuk menambah pendapatan dalam meningkatkan perekonomian keluarga. “Tegas Bupati Magetan”

Dr. Ir Miniarti MP. IPM, sebagai nara sumber pada sarasehan tersebut mengatakan pada dasarnya syarat dalam berternak kelinci itu tergantung dari tujuan pemeliharaan utama kelinci tersebut. Untuk tujuan pada jenis kelinci hias (berbulu panjang) seperti kelinci angora, rex, dan american chincilia adalah  jenis kelinci yang sangat cocok untuk di ternakan.

Untuk peternak yang memiliki tujuan  pada budidaya kelinci hias, maka peternak tersebut harus memilih bibit yang memiliki potensi genetik serta pertumbuhan bulu yang sangat baik. Secara sepesifik kelinci yang akan di ternakan juga harus mempunyai fertilitas tinggi, tidak nervouz, tidak cacat, bulu tidak kusam, aktif, dan mata bersih serta terawat. “jelasnya” (R.03)


Tidak ada komentar: