Sabtu, 19 Januari 2019

Babinsa Desa Giripurno Serka Wagimun Menghadiri Pertemuan Muslimat NU


Magetan - Pengurus Muslimat NU Kecamatan Kawedanan menggelar silaturahmi dan Pengajian dengan pengurus Muslimat NU di tingkat anak cabang yang bertempat di Balai Desa Giripurno Kecamatan Kawedanan. Jumat 18/1/2019.

Kegiatan Pengajian tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Giripurno Bpk Rochmadin , Babinsa Giripurno Serka Wagimun , Babinkamtibmas , Seluruh Perangkat Desa Giripurno serta para Tokoh Agama dan masyarakat Desa Giripurno, dengan menghadirkan Mubaligh Bpk Dr. H. Moch.Mifthahul Choiri Ma. dari Madiun.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ini dengan tujuan untuk membangun kekompakan , solidaritas dan kebersamaan diantara sesama pengurus.Pertemuan cabang dan pengurus anak cabang Muslimat NU digelar secara bergantian. Sedikitnya 250 orang dari pengurus di semua tingkatan menghadiri pertemuan ini. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Shalawat Nahdliyah yang dipimpin oleh Siti Wahyuni Sujono.

Ketua Muslimat NU Kecamatan Kawedanan Bpk IR Sucipto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan karena Allah SWT. “Pengurus harus solid. Usaha lahir dan batin harus dilakukan secara Istiqamah,”

Program ke depan harus benar-benar dikaji dan mampu dilakukan Muslimat NU sesuai dengan kemampuan yang ada di setiap layanan serta dianalisa lewat 4 (empat) pilar kekuatan sebagai indikator keberhasilan, yakni Revitalisasi struktur organisasi, Infrastruktur, SDM, dan Pendanaan.

“Revitalisasi struktur organisasi harus dilakukan di semua tingkatan, infrastruktur sebagai fasilitas, SDM jangan sampai meninggalkan tradisi silaturahmi Aswaja (Ahlussunah wal Jamaah) yang harus dibekali ilmu pengetahuan yang tinggi untuk berdakwah. Sumber dana perlu diaktifkan di setiap tingkatan tidak memberatkan anggota, tapi akan menjadi sumber kekayaan Muslimat NU ke depan,” katanya.

Tidak hanya dalam pembinaan masalah keagamaan seperti Pengajian, Tahlilan, Yasinan, Sholawatan lebih dari ini, Muslimat NU telah memberikan kontribusi yang berarti.
Misalnya telah dibentuknya Laskar Anti Narkoba sehingga nantinya diharapkan bisa bersinergi dengan Intansi Terkai seperti Polsek , Koramil dan masyarakat untuk memberantas yang bathil dan mengalahkan yang batil,” jelasnya.

“Format Dakwah kita masih sangat dominan dengan Dakwah Bil lisan, bukan tidak perlu tetapi terkiat dengan format dakwah ini kita harus introspeksi diri, koreksi dan muhasabah bersama bagaimana ada keseimbangan antara dakwah Bil lisan, Bil hal dan Bil mal,” terangnya (R10).

Tidak ada komentar: