Selasa, 05 Februari 2019

Danpos Ngariboyo Koramil 0804-01 Magetan Hadiri Penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa ( Rapbdes ) Tahun 2019 Desa Bangsri

Magetan, Peltu Hadi Kusnomo menghadiri acara   penetapan Rancangan APBDES  Tahun 2019  di Balai Desa Bangsri yang di hadiri 80 orang.

Magetan, Adapun yang hadir dalam kegiatan ini sebagai berikut Plt Camat Ngariboyo Bpk Syaiful Yani S.sos mm,Danposramil 0804/01 Peltu Hadi Kusnomo,Kapolsek Ngariboyo Akp Agus Suprijanto SH,Kades Bangsri Bpk Sunarto,Perangkat Desa Bangsri, Ketua BPD Ds Bangsri,Babinsa Desa Bangsri Serda Ali Mustopa,Babinkamtibmas Desa Bangsri Brigadir Bagus. S,Tokoh Masyarakat Ds. Bangsri,Tokoh agama Ds. Bangsri, Ketua RT/ RW Ds. Bangsri.


Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) adalah instrumen penting yang sangat menentukan dalam rangka perwujudan tata pemerintahan yang baik dan pelaksanaan pembangunan di tingkat desa. Tata pemerintahan yang baik, diantaranya diukur dari proses penyusunan dan pertanggungjawaban APBDesa. Memahami proses pada seluruh tahapan pengelolaan APBDesa (penyusunan, pelaksanaan, pertanggungjawaban) memberikan arti terhadap model penyelenggaraan pemerintahan desa itu sendiri.

Peltu Hadi juga menghimbau untuk penggunaan anggaran harus sesuai. Karena anggaran Pendapatan dan Belanja Desa sebagai sebuah dokumen publik sudah seharusnya disusun dan dikelola berdasarkan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabilitas. Rakyat yang hakekatnya sebagai pemilik anggaran haruslah diajak bicara dari mana dan berapa besar Pendapatan Desa dan diajak bermusyawarah untuk apa Uang Desa di belanjakan. Dengan demikian harapan tentang anggaran yang digunakan untuk kesejahteraan rakyat benar-benar akan terwujud dan dapat memberikan arti serta nilai bahwa tatakelola kepemerintahan desa dijalankan dengan baik.

Untuk itu Peltu Hadi Kusnomo mengajak semua warga agar ikut serta mengawasi penggunaan dana di desanya agar tidak terjadi penyalah gunaan anggaran tersebut. Guna membangun desa secara fisik dan non fisik. Jangan sampai dalam penggunaan dana tersebut menyimpang dari RAPBdes supaya Kepala Desa atau bendahara tidak masuk ke ranah hukum akibat penyalah gunaan amggaran tersebut. Pungkas Peltu Hadi Kusnomo. (Pnj/R01)

Tidak ada komentar: