Sabtu, 16 Maret 2019

Babinsa Koramil 0804-11 Takeran Pendapingan Penyemprotan Hama Padi Masal

Magetan,  Pelda Joko Prastiyo anggota Koramil 0804/11 Takeran melaksanakan pendampingan penyemprotan hama padi bersama petugas Dinas Pertanian bapak Ahmad Sudibyo dan rombongan di sawah milik bapak Winarno seluas 1 hektar  di Dusun Ngampel, Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jumat ( 15/03/19 ).

Babinsa Pelda Joko Prastiyo terjun langsung ke sawah bersama petugas dinas pertanian bapak Ahmad Sudibyo beserta warga menyemprot hama padi yang terletak di Desa Madigondo bersama sama dengan Mantri Pertanian, dan Gapoktan. Adapun kegiatan penyemprotan tersebut untuk mengantisipasi hama ulat maupun wereng. Selain itu, juga untuk menyuburkan batang padi.
Danramil 0804/11 Takeran Kapten Inf Supriono, mengatakan, Koramil kami bersama Dinas Pertanian melaksanakan sosialisasi untuk mengajak para petani proaktif menanggulangi serangan hama ulat maupun hama tanaman lainnya. Seperti tikus dan wereng sebagai antisipasi pengendalian hama bila menyerang tanaman padi. Beliau juga menghimbau dan mengajak para petani untuk menyemprot secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut. Bila penyemprotan dilakukan bersama-sama secara serentak dan terjadwal, maka hama ulat tidak akan berpindah kesawah yang lainnya dan akan mati. Demi menyelamatkan tanaman padi milik petani dan mengantisipasi meluasnya serangan hama yang menyerang tanaman padi, Babinsa bersama Dinas Pertanian juga terus mendampingi petani untuk menghilangkan hama pada tanaman padi, imbuh Danramil 11/Takeran Kapten Inf Supriono.
Dalam kegiatan tersebut Pelda Joko P mengungkapkan, Koramil   menurunkan anggota Babinsa untuk membantu petani memerangi ancaman hama ulat dan hama lainnya. Disamping itu para petani dianjurkan untuk melaksanakan pengeringan sawah pada waktunya sehingga semut sebagai predator juga akan membantu para petani, untuk memangsa ulat penggerek batang (walang sangit) dan memangsa hama lain. Dan yang terpenting adalah selalu memantau perkembangan hama tersebut agar tidak menjadi banyak, ujar Pelda Joko Prastiyo. ( tsr/R.11 ).

Tidak ada komentar: