Jumat, 26 April 2019

Musyawarah Laporan Pertanggung Jawaban Anggaran 2018 Desa Gebyog Harus Transparan


Magetan -  Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) anggaran merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemerintah desa dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Sehubungan hal tersebut pemerintah Desa Gebyok megelar musyawarah laporan pertanggung jawaban tahun anggaran 2018 yang dilaksanakan di Balai Desa Gebyok, Karangrejo, Magetan. Kamis(25/4/2019).

Laporan pertanggung jawaban tahun anggaran 2018 Desa Gebyog ini merupakan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan pemerintahan Desa, pembangunan dan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa selama tahun 2018 dan gambaran terkait kebijakan umum pengelolaan keuangan desa serta disertai kendala dan hambatan yang dihadapi, solusi yang dijalankan serta berbagai kemajuan dan prestasi yang telah diraih.

Menurut, Camat Karangrejo yang diwakil Sekcam Agung, Laporan pertanggung jawaban ini merupakan bahan evaluasi dan tolok ukur dalam menentukan rencana kegiatan tindak lanjut, bagi Desa Gebyog khususnya dalam menentukan program dan kegiatan pada Tahun Anggaran berikutnya.”tuturnya”

Dalam Laporan pertanggung jawaban tahun anggaran 2018 Kepala desa Gebyok Eka Saputra SE menuturkan, kami sampaikan bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami membutuhkan koreksi, arahan dan kebijakan inovatif yang pada Tahun Anggaran berikutnya akan membimbing kami pada perubahan yang positif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan atau penyelenggaraan pelayanan terhadap masyarakat, menuju Desa Gebyog yang maju  dan mandiri.”ungkapnya”

Sementara itu Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten Inf Arif W menegaskan bahwa dalam penyelenggaraan pemeritahan desa termasuk didalamnya penggunaan anggaran pembangun harus trasparan dan hasilnya dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, hal ini penting karena penyimpangan dalam pengunaan anggaran akan menimbulkan masalah dikemudian hari yang berimbas pada pencapaian target pembangunan kurang maksimal. “tuturnya”.

Tidak ada komentar: