Selasa, 23 April 2019

Upaya Menjaga Kondisi Kesehatan Petugas Keamanan TNI dan Polri Dalam Menyukseskan Pemilu 2019


Magetan - Dalam upaya menjaga kondisi kesehatan petugas Keamanan TNI dan POLRI petugas PPS dan PPK, Kecamatan Sukomoro berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dalam menunjang kelancaran tugas. Dinas Kesehatan Sukomoro menerjunkan petugas kesehatan untuk memantau kondisi petugas yang saat ini tengah melakukan pelaksanaan Rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.

Hasil koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas  Sukomoro untuk melakukan pengecekan kesehatan petugas PPS dan PPK yang melaksanakan proses rekapitulasi serta petugas Keamanan TNI dan Polri. Selasa (23/4/2019)

Dikatakan Didik Amd.Kep dan di dampingi Indah Okta Amd.Kep, petugas melakukan cek tensi darah dan memberikan vitamin kepada petugas Keamanan TNI dan Polri "Ini sebagai motivasi baru kepada petugas yang rekapitulasi dan petugas Keamanan yang berjaga 1x24 jam agar mampu menjaga kesehatan," katanya.

Komandan Koramil 0804/09 SukomoroKapten Inf Efendi Santoso  mengatakan, memang ada petugas yang mengalami kelelahan. Mereka sebagian besar karena kelelahan, baik Petugas Keamanan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mendampingi Petugas PPS telah bekerja keras di mulai sebelum hari pencoblosan sampai selesainya pencoblosan mengawal pedistribusian kotak suara.

Sehari sebelum pencoblosan, pihak keamanan TNI, Polri dan Linmas menciptakan kondisi kondusif di wilayah di mana kegiatan itu bisa berlangsung sampai tengah malam. Pengamanan Pemilu serentak yang di mulai sehari sebelum tanggal 17 April 2019, petugas keamanan sudah harus standby di lokasi sejak pukul 06.00 wib. Kegiatan masih terus berlangsung hingga penghitungan suara yang juga berlangsung sampai malam hari. Kemudian mereka harus mendistribusikan surat suara ke kecamatan untuk kemudian dihitung kembali sesuai data lembar C1.

Didik Amd. Kep Petugas yang di lapangan berharap kegiatan yang menfosir tenaga dan kurang istirahat sangat renta terhadap penyakit, hal ini di pengaruhi oleh aktifitas yang cukup luar biasa menyita jam istirahat di samping itu juga karena usia yang tidak lagi muda. “Mereka yang bekerja mulai 17 April itu informasinya alami kelelahan fisik, ada juga petugas TPS," ungkapnya. (R.09)

Tidak ada komentar: