Selasa, 16 Juli 2019

Babinsa Ds Randugede Amankan kegiatan Pembagian sertifikat tanah warga Desa


Plaosan, Masih banyaknya tanah yang tak bersertifikat pun mendorong pemerintah untuk memberikan sertifikat tanah gratis pada masyarakat Indonesia. Program ini dikenal sebagai Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),  Tanah yang tak didaftarkan pada badan pertanahan setempat berisiko bermasalah di masa depan.

Salah satunya ialah pengklaiman tanah oleh pihak lain karena surat-surat yang tak lengkap, itulah salah satu alasan mengapa pemerintah menggalakan PTSL.


Kegiatan PTSL dilakukan serentak di seluruh Indonesia bagi semua obyek pendaftaran tanah yang belum pernah terdaftar dalam suatu wilayah desa/kelurahan atau yang setingkat dengan itu.

Program yang telah bergulir sejak awal 2018 ini direncanakan akan berlangsung hingga tahun 2025, Segala hal yang berkaitan dengan PTSL sendiri telah dituangkan dalam Inpres No. 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.

Tanah-tanah warga Indonesia ternyata masih banyak yang belum memiliki surat-surat/sertifikat kepemilikan yang sah dan Umumnya, jenis lahan tersebut ialah tanah berjenis Girik, Pipil, Petok, atau Verponding, dan juga tanah negara.

Seperti halnya yang di Laksanakan Selasa, (16-7-2019)  bertempat di Balai Desa Randugede Kecamatan Plaosan  telah di bagikan Sertifikat tanah sejumlah 800 sertifikat kepada masyarakat Desa Randugede, Babinsa Desa Randugede dalam hal ini Sertu Rismawan ikut serta membantu dan mengamankan kegiatan tersebut supaya tertib dan lancar, kegiatan pembagian Sertifikat tanah tersebut di pimpin langsung olen bupati Magetan bpk suprawoto (udin)

Tidak ada komentar: