Minggu, 15 Desember 2019

Danramil Kawedanan hadiri sosialisasi empat pilar Kebangsaan.


Magetan, Jatim - Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, harus tetap kokoh dalam hati sanubari bangsa Indonesia sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.

Penegasan tersebut disampaikan anggota DPR RI Dapil VII Partai Demokrat Jawa Timur (Edy Baskoro Yudhoyono), dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan ratusan kader Partai Demokrat pada Hari Minggu(15/12/2019) di Lapangan futsal Desa Tulung Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan.


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Edhie Baskoro Yudhoyono anggota DPR/MPR RI dapil VII Jawa Timur, Camat Kawedanan Samsi Hidayat , Danramil Kawedanan Kapten Caj Jemani , Kapolsek Kawedanan Akp Sukono , Wakil  DPRD Kabupaten Magetan Dr Pangayoman , Kepala UPTD Magetan , Kepala Sekolah SMK Negeri Takeran , Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kawedanan dan Siswa siswi SMK N , SMAN Kawedanan serta ratusan kader Partai Demokrat.

EBY(Edhie Baskoro Yudhoyono) menyampaikan, Pancasila sudah terbukti sebagai pilar tegak kokoh berdirinya Negara Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, agama, bahasa dan kebudayaan dalam Negara kesatuan yang terbentang luas dari Sabang hingga Merauke.
Hal ini juga sangat sesuai dengan flatpom Partai Demokrat selaku partai yang bersikap nasionalis-religius.

EBY yang juga Anggota DPR/MPR RI Dapil VII Jawa Timur kembali mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat agar memahami serta mengamalkan isi yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan dalam perilaku dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Berkaitan dengan adanya kericuhan, saling salah menyalahkan, tuding menuding yang selama ini kerap terjadi, yang berakibat fatal bagi keutuhan berbangsa dan bernegara adalah ekses dari tidak diamalkannya empat pilar kebangsaan dalam sendi-sendi kehidupan, terutama Pancasila sebagai pilar bagi bangsa Indonesia yang pluralistik, terbukti mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan negara Indonesia,” tandasnya.

Edhie Baskoro Yudhoyono juga memaparkan mengenai pentingnya sosialisasi empat pilar kebangsaan dilaksanakan untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia memiliki nilai dasar yang luhur yang disepakati dalam kehidupan berbangsa dan negara yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan hukum negara, dan NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Indonesia.

“Ini telah kita sepakati bersama dan harus menjadi pijakan bersama dan menjadi penguatan nilai-nilai empat pilar demokrasi agar bisa mencegah globalisasi yang kelewat batas maupun paham-paham yang keliru,” tegasnya.(joko)

Tidak ada komentar: