Kamis, 09 Januari 2020

Kodim 0804/Magetan Gelar Apel Pasukan Gabungan Kesiapsiagaan Bencana



Magetan. Salah satu upaya mendasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan budaya siaga adalah melalui latihan kesiapsiagaan. Apel gelar pasukan merupakan salah satu kegiatan untuk menyiagakan seluruh aparatur pemerintah daerah dan sebagai langkah koordianasi semua unsur pemerintah, relawan, dan dunia usaha.

Dalam rangka menyiapkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana alam yang bisa terjadi, Kodim 0804/Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Alam, dipimpin oleh Wakil Bupati Magetan Hj. Nanik Rusmiarti yang dihadiri segenap Forkopimda Magetan dan instansi terkait,  gelar pasukan ini  dilaksanakan di Alun-alun Kab. Magetan. Kamis(9/1/2019)

Wakil Bupati Magetan  mengatakan dengan adanya apel gelar pasukan ini konsolidasi kita akan lebih siap apabila terjadi bencana, namun demikian kita berharap itu tidak terjadi, "Upaya antisipasipun harus tetap kita laksanakan sedini mungkin, maka dari itu untuk mengantisipasi potensi bencana alam, kekuatan yang ada di Kab. Magetan mulai dari TNI Polri, BPBD, Dinas Sosial, Relawan  hingga masyarakat harus disiapkan, agar semakin kuat dan menjadi tangguh dalam menghadapi ancaman bencana khususnya ancaman hidrometeorologi,” tuturnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE. mengatakan mengahadapi risiko potensi bencana, pihaknya terus melakukan koordinasi antar-pemangku kepentingan di  kabupaten magetan, melalui apel gelar pasukan kesiapsiagaan  bencana ini diharapkan bisa terbangun sinergitas antar instansi untuk  mengantisipasi potensi bencana yang ada di Magetan.
 
Mari kita bersatu padu membangun budaya gotong royong dan kearifan lokal, menyebarkan dan kembangkan pengetahuan kebencanaan, menciptakan jejaring komunikasi sebagai upaya koordinasi menyeluruh dan  mengembangkan program gerakan pengurangan risiko bencana  dari hulu, tengah sampai ke hilir dalam menghadapi dan menangani bencana yang dapat terjadi di wilayah Magetan guna meminimalisir jumlah korban baik jiwa maupun harta benda, “ujarnya”. (Pen0804)

Tidak ada komentar: